Tahun pertama mencapai klimaks dengan ujian penuh politik, kebohongan, dan pengkhianatan antar kelas. Ayanokoji, yang kini memperlihatkan sisi aslinya sebagai manipulator ulung, membawa Kelas D semakin dekat dengan puncak sambil menunjukkan bahwa ancaman terbesar bukan sistem sekolah, melainkan dirinya sendiri.